Rabu, 24 April 2013

Tugas Tehnik Kompilasi

ANALISA LEKSIKAL


Nama : Chandra Medio V.
Kelas : 3 KA 28
NPM : 11110556

Analisa Leksikal Program Luas Segitiga dengan PASCAL


Hasil analisa leksilal:

1. Identifier (a, t ,luas)
2. reserve word (var, real, begin, clrscr, write, readln, writeln, end)
3. Nilai Konstanta (1/2)
4. Operator (/, *,:=)

Screenshot coding




Penjelasan: jika dilihat dari coding segitiga ini maka kita gunakan variable a sebagai alas, t sebagai tinggi, dan luas sebagai luas segitiga lalu clrscr berfungsi agar jika di run tulisan di atas akan hilang, lalu masukkan alas dan tinggi lalu hitung luas segitiga lalu setelah itu diproses dan setelah selesai maka hasil dari luas segitiga itu akan diketahui dan selesai.

OUTPUT
DOWNLOAD DOKUMEN DI SINI


Senin, 15 April 2013

SILOGISME

Silogisme Kategorial

Silogisme kategorial adalah silogisme yang semua proposisinya merupakan kategorial. Proposisi yang mendukung silogisme disebut dengan premis yang kemudian dapat dibedakan menjadi premis mayor (premis yang termnya menjadi predikat), dan premis minor ( premis yang termnya menjadi subjek). Yang menghubungkan di antara kedua premis tersebut adalah term penengah (middle term). Contoh:
Semua tumbuhan membutuhkan air. (Premis Mayor)
Akasia adalah tumbuhan (premis minor).
∴ Akasia membutuhkan air (Konklusi)

Silogisme Hipotetik

Silogisme hipotetik adalah argumen yang premis mayornya berupa proposisi hipotetik, sedangkan premis minornya adalah proposisi katagorik.Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagian antecedent.Contoh:
Jika hujan saya naik becak.(mayor)
Sekarang hujan.(minor)
∴ Saya naik becak (konklusi).


Silogisme Alternatif

Silogisme alternatif adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Kesimpulannya akan menolak alternatif yang lain. Contoh:
Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
Nenek Sumi berada di Bandung.
∴ Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.

Entimen

Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan. Contoh entimen:
Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.
Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya.